Uncategorized

Kiat-kiat untuk mencetak brosur yang perlu Anda ketahui

Cetak brosur adalah langkah yang dapat Anda ambil untuk mempromosikan bisnis. Karena ada berbagai jenis informasi tentang produk Anda di brosur, sehingga untuk merancang brosur mungkin tidak terjadi secara kebetulan. Beberapa tips diperlukan untuk memaksimalkan fungsi buklet. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang pencetakan brosur, mulai dari fungsi brosur, kiat membuat brosur, hingga langkah-langkah penting sebelum mencetak brosur.
Kiat untuk membuat brosur agar menarik
Membuat buklet yang menarik membutuhkan nasihat khusus. Berikut beberapa tips ini:

  1. Bagian depan buklet disertai dengan foto seorang wanita / pria. Apa pun produk yang ditawarkan dalam brosur, keberadaan foto ini terbukti menarik pelanggan potensial. Biasanya perusahaan besar memajang foto dengan artis, atlet, atau tokoh terkenal lainnya.
  2. Gunakan judul yang fantastis. Judulnya berisi kata-kata yang cukup WOW, yang dapat membuat orang tertarik untuk membaca buklet lebih lanjut.
  3. Memberikan warna tergantung pada produk. Tidak bisa dipungkiri, warna mampu memengaruhi konsumen dalam hal minat pada suatu produk. Namun, pemilihan warna ini juga harus disesuaikan dengan produk yang ditawarkan. Jika produk tersebut dalam bentuk aksesoris untuk remaja, pink sangat disarankan. Kesalahan pemilihan warna akan mempengaruhi minat konsumen untuk membelinya.
  4. Jangan lupa untuk menyertakan harga yang menarik. Jika perlu, kata “diskon” digunakan untuk ukuran yang lebih besar untuk menarik lebih banyak konsultan potensial. Akan lebih menarik lagi jika kata pengurangan atau inklusi harga ditempatkan pada judul, sehingga segera mendapat perhatian utama dari calon pelanggan.
  5. Berikan spidol khusus, misalnya, judul yang diberikan lingkaran atau diskon yang ditulis dalam bentuk bintang dan sebagainya. Ini akan memberi kesan kuat pada artikel. Marker ini disebut flash.
  6. Berikan teks yang menggambarkan judul. Judul biasanya hanya terdiri dari beberapa kata, jadi subtitle dalam bentuk kalimat yang menarik adalah pengembangan dari judul, yang mampu menjelaskan secara singkat semua informasi dalam buklet.
  7. Berikan informasi tentang manfaat produk. Jika ada gambar dalam brosur, gambar bisnis yang disertakan dapat memberi Anda gambaran tentang nilai penjualan produk.
  8. Beri ruang kosong. Meskipun isi buklet lebih padat daripada spanduk, buklet tetap harus diberi ruang kosong. Karena, buklet konten yang lengkap membuat pembaca malas membaca lebih lanjut.
  9. Sertakan nomor kontak yang dapat dihubungi. Nomor ini akan menghubungkan Anda dengan konsumen dalam komunikasi selanjutnya.
    Langkah-langkah sebelum buklet yang dicetak
    Saat ini, ada banyak layanan pencetakan murah yang dapat Anda gunakan untuk mencetak brosur. Namun, sebelum mengirim buklet ke layanan pencetakan, pastikan terlebih dahulu hal-hal berikut:
  10. Pastikan buklet memenuhi tujuan Anda. Ada banyak tujuan untuk membuat brosur, dari menghibur, menginspirasi konsumen, hingga mengalikan pelanggan. Semua tujuan ini harus ditetapkan terlebih dahulu.
  11. Pastikan buklet cocok untuk audiens yang dituju. Ini biasanya sangat terkait dengan desain buklet yang tepat. Ketidakcocokan dengan publik memiliki dampak tidak mencapai tujuan pembuatan selebaran.
  12. Pastikan buklet Anda dapat mencapai target dalam waktu kurang dari 3 detik. Ini merujuk pada penggunaan kata atau kalimat yang bisa membuat pembaca penasaran.
  13. Tentukan kebutuhan sirkulasi cetak pribadi Anda. Jangan menghabiskan uang Anda untuk biaya pencetakan, tetapi tidak banyak brosur menjangkau konsumen. Hitung dengan cermat jumlah brosur yang akan dicetak.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*